Posts

Showing posts with the label tips

Jurus Efisiensi untuk Siasati Tanah Perumahan Yang Sempit (Merenovasi Fasad Rumah Kopel)

Image
M embeli rumah di sebuah perumahan yang mengusung tema "Rumah Tumbuh" memang sangat menarik, apalagi bagi keluarga baru dengan jumlah anggota yang sedikit (atau cuma berdua x ya hehehe) kalaupun udah punya anak y masih kecil-kecil dong (tau kalo udah nitip dulu n anaknya udah gede baru berkeluarga, apa tuh namanya...:p) Ilustrasi Namun seiring berjalannya waktu, anak-anak dah pada gede...kebutuhannya juga meningkat dan memerlukan ruang dan memerlukan ruang  lebih besar dan lebih besar lagi. Nah, mulailah terlihat bahwa site atau tanah yang kita punya sungguh kecil (ulalaaaaa). Ini merupakan masalah klasik bagi penghuni perumahan, klo mereka berasal dari keluarga berada dengan cadangan keuangan yang lumayan (terkadang bikin lumanyun kan...) pastinya bukan masalah pelik, tinggal telepon arsitek bilang minta ini mau begitu selesai habis perkara... nah gimana klo mereka yang berasal dari keluarga estede alias miskin lewat kaya belom nyampe, njelimet banget tuh perkar...

Reaksi Elementer : Garis

Image
Seorang desainer atau arsitek tidak asal menarik garis…seperti kata Maya Lin “ I think with my hand ”, yang menggambarkan betapa tidak mudah untuk mengambil sebuah keputusan dalam menarik sebuah garis saja. Sebegitu susah nya kah? Ya , setiap garis yang ditarik bukan hanya menghasilkan gambar atau bentuk, lebih dari itu harus disadari ia menimbulkan reaksi-reaksi yang akan berpengaruh pada psikologis yang melihatnya, entah ia sebagai gambar atau bentuk/wujud. ·          *** Garis horizontal berkesan tenang, membumi dan luas/ lebar ·          *** Sementara garis vertical mengesankan sesuatu yang tumbuh dan aktif. Hubungan kedua arah pokok tersebut di atas seperti permukaan bumi yang datar dan luas dimana tumbuh pepohonan dan bunga-bungaan . ·         ***  Garis diagonal baik kearah atas maupun bawah memberi kesan hidup dan tidak tenang. Kita dapat menarik garis lurus yang dapat diartikan sesuatu yang dingin, ...

Penutup Atap Genteng

Image
Genteng a.k.a genting sudah dipakai sebagai penutup atap sejak zaman yunani kuno untuk mengganti atap jerami pada kuil Apollo dan Poseidon (700-650 SM). Produksi genteng secara masal telah dimulai pada abad ke-14 di Belanda dengan menggunakan tangan. Sebuah sumber menyebutkan bahwa penutup atap ini akhirnya sampai ke bumi pertiwi konon dibawa masuk oleh Belanda, dimana atas alasan kesehatan pemerintah kolonial memperkenalkan genteng untuk menggantikan rumbia sebagai penutup atap yang dituding menjadi sarang tikus penyebab penyakit Pes (not PES ! hehehe) Hingga saat ini, Genteng merupakan penutup atap yang lazim dipakai untuk rumah tinggal. Kebanyakan pemilik hunian baru akan merasa gah jika atap rumahnya sudah tertutupi dengan genteng, yah apapun alasannya sah-sah saja selama didapat dengan cara yang halal :P Di pasaran ada begitu banyak model, setiap model genteng memiliki tutupan/ kapasitas terpasang dan kekhasan yang berbeda-beda, beberapa yang sy tahu adalah genteng pres dan gen...

Ckckck, Batu bata dari (maaf) Kotoran Sapi!!!

Image
Batu bata merupakan salah satu bahan bangunan yang lazim dipakai untuk berbagai keperluan mulai dari pondasi  , bidang dinding dan banyak lagi. Terbuat dari tanah liat (clay) yang dibakar hingga matang/keras. Nah, baru-baru ini sy cukup kaget ngeliat apdet tweetdeck sy yang memberitakan bahwa ada batu bata yang dibuat dari kotoran sapi! ( wth ). Entah sy yang telat dapet info tapi setelah nanya-nanya mang gugel nih berita udah cukup lama ternyata. :p Yang bikin heran bukan karena kok sy baru tau sekarang tapi, bahan bakunya itu kok kotoran sapi. Anak kecil pun tau kalo yang namanya kotoran itu kudu dibuang, nah ini malah dijadiin batu bata. Jadi mikir gimana klo udah dijadiin dinding trus have lunch dengan santainya sambil bersandar di dinding...(haha belebih nian lamunannyo) Yup, sebagai reaksi terhadap " barang baru " ya emang gitu, manusiawi lah. Tapi bagaimanapun ia adalah satu langkah maju di bidang teknologi bahan bangunan dan yang lebih membanggakan tentu ka...

Banyak Pintu = Banyak Istri ?

hahaha, yup itulah reaksi pertama sy ketika ngedengerin statemen ini. kendati selanjutnya terus mikir, apa iya ya? trus pintu rumah kami juga banyak tuh (nah lo)! Agak heran juga darimana asalnya pernyataan tersebut hingga akhirnya sampai di telinga sy :) geli juga...whatever lah. Sepintas sy berfikir bahwa ada benarnya juga tuh statemen, ya sebagai reaksi spontan individu ketika melihat sesuatu yang menurutnya janggal, apalagi jika ia adalah kaum hawa (hehehe pahamlah). Tapi alangkah jahatnya pula jika kita men- judge dengan pernyataan yang enteng dan tak bertanggung jawab semacam ini. Bukankah ada pepatah yang mengatakan jangan menilai buku hanya dari sampulnya . Nah bagaimana pula jika sedemikian perlunya pintu lebih dari satu, di bagian hadapan rumah? bukankah ia sesuatu yang tidak terelakkan? dan apakah ia dapat menjadi alat ukur untuk menilai si empunya rumah, atau pasangan hidup terhadap kemungkinan berselingkuh? menurut sy TIDAK ... Ya, menjadi sesuatu yang tidak tere...

Warna dan Komposisinya

Image
Warna Dan Komposisi klik link di atas untuk mengetahui banyak tentang warna dan komposisinya (RGB, CMYK dan beragam kombinasinya ada tersaji dalam bentuk gambar di sana) semoga bermanfaat :)

Memilih Ubin Lantai Keramik

K etika datang ke depot bangunan, seringkali kita dipusingkan dengan begitu banyak pilihan...merek inilah, motif itulah atau bahkan yang ini murah lo!!!  ya, beragam pilihan ternyata juga bukan hal yang baik, eits tunggu dulu...yang tidak baik sesungguhnya adalah karena kita sendiri tidak begitu mengetahui apa yang menjadi kebutuhan kita (loh???)...iya, kita hanya terpaku pada tujuan kita memperbaiki hunian dan sasaran kita adalah mengganti lantai kita menjadi lantai keramik, hanya itu dan itulah masalahnya!!! Nah, sebelum ke depot bangunan, ada baiknya kita ketahui apa yang menjadi kebutuhan, atau yang bagaimanakah yang kita inginkan??? berikut beberapa langkah yang mungkin bisa membantu kita dalam memutuskan keramik yang bagaimana yang akan dipilih : Lihat seberapa luas bidang yang ingin ditutupi dengan lantai yang baru, jika bidang tersebut tidak terlalu luas seperti sebuah kamar atau ruang tamu dapat menggunakan ukuran ubin keramik standar yang kecil ex. 20cm x 20 cm hingga...

Efisiensi Ruang Tidur Anak Perempuan

Image
nyesekkkk abisss...gimana nggak, kerjaan udah ampir kelar musnah sudah gara2nya sepele banget...iyah masalahnya kenapa musti (X) dan (S) pada deketan di keyboard ya??? pas banget dah tangan ku keplintut e kepencet hampir berbarengan kedua2nya...ya itu, hilang tak berkesan...huaaaaaaaaa :( ya udahlah...nyesek tinggal sesek (apa coba), mo nggambar lagi mood udah keburu jatuh ya udah ngeblog aja dah... now aku mo nge share tentang pengelolaan ruang...dan objek kita kali ini adalah kamar tidur!!! Yap, seringkali kita ngerasa ruang tidur kita terlalu kecil (padahal gede tuh). klo kita yang laki-laki kayaknya gak terlalu riweh ya, cukup bed sama lemari atu udah cukuplah...tapi gak gitu sama anak perempuan yang mesti ada tempat berdandan (klo bahasa kerajaan keluargaku "tualet" :))...nah luas ruangan seringkali menjadi masalah, gimana dong??? cara termudah adalah berhemat ruang (hehehhh yang namanya berhemat mah kudu susahlah pak...xixixi) iya, kalo di jepang untuk menghemat ruang t...

Finishing Material Kayu

Image
T adi liat tayangan di tv tentang kamar mandi yang menggunakan material interior kayu...wiii kayu kan bisa lembab trus lumutan, nah klo udah begitu kan jadinya gak "resep" lagi liatnya...tapi kok ditayangan tersebut bisa ya tuh kayu tahan dan tetep "berkilau"...(hmmm kudu nanya mang gugel ni...) yap, dari penelusuran tadi, akhirnya saya dapet sedikit rahasianya... pertama tentu jenis kayu dengan mutu yang baik sangat berpengaruh selanjutnya adalah finishing dari material tersebut...naah inilah yang mengusik keingintahuan saya selanjutnya... hal yang paling sering kita jumai dikeseharian adalah bahwa jika materialnya kayu maka diberilah plitur (politur) biar cling cling dan tahan cuaca...apa iya??? peh kita pelajari lagi .... Sebetulnya dalam memberi finishing terhadap material kayu, kita memiliki banyak bahan yang bisa dipakai tergantung alasan mana yang paling kita inginkan, apakah kita memberi finishing hanya untuk menginginkan material kita awet dan tahan lama sa...

Seberapa seringkah harusnya mengecat rumah?

cerita punya cerita ternyata udah mo puasa aja, pertanda nya udah sangat bisa aku kenali...bukan dengan cara ilmiah dengan ngeliat "anak bulan" atawa perhitungan, tapi dengan cara melihat iklan...[loh?] yach, jelang bulan puasa, aku perhatiin mulai rame iklan sirup (hehe)...trus satu lagi iklan cat, kayaknya pelaku bisnis di negeri ini paham betul tradisi masyarakat dalam menyambut lebaran ntar...ekkk Ok, dalam menyambut lebaran, masyarakat di sini terbiasa untuk membersihkan dan mempercantik rumah guna menyambut tetamu yang akan datang bersilaturrahmi dan bermaafan di Hari Nan Fitri , salah satunya dengan cara mengecat rumah. sebenarnya seberapa pentingnya sih mengecat rumah? apakah harus tiap kali lebaran mesti dicat ulang...tentu tidak mesti begitu kan, ada cara mudah yang mengindikasikan cat sudah selayaknya diganti (baca: dicat ulang), yaitu coba oleskan tangan anda ke dinding, lalu perhatikan tangan anda...jika terdapat bekas bubuk putih di tangan anda berarti sudah s...

How to nail while keeping the surface of the walls remain smooth?

How to nail while keeping the surface of the walls remain smooth, follow these steps: 1.  Take the tape, and stick to the wall   2.  Then put the last nail on the tape and take a hammer, nailing it.  Tape serves as a brace of vibration waves that can keep our wall surfaces remain smooth and not cracked. Good luck! source :  http://duniadinding.blogspot.com

Cara Memasang Paku ke Dinding

Terkadang untuk memasang figura, lukisan atau hiasan dinding secara tidak langsung kita telah merusak dinding, dikarenakan cara yang tidak efektif. Padahal sebenarnya kita bisa melakukannya dengan tetap menjaga permukaan dinding tetap mulus, caranya : 1.  Ambil selotip, kemudian tempelkan ke dinding 2. Lalu letakkan paku  diatas selotip tadi dan  ketok dengan martil sebagaimana memaku. S elotip berfungsi sebagai penahan gelombang getaran yang dapat menjaga permukaan dinding kita tetap mulus dan tidak retak. Selamat Mencoba!!!  Sumber : http://duniadinding.blogspot.com