Posts

Satu Gedung, Tiga jadwal Imsakiyah

Image
T ercatat sebagai salah satu penghuni gedung tertinggi di dunia…hmmm siapa yang bilang gak mau? Hehehe ya, Burj Al Khalifa yang terletak di Dubai, UEA merupakan bangunan tertinggi buatan manusia di muka bumi hingga detik ini. Mix-used building setinggi 160 lantai sungguh memikat dengan lift tercepat di dunia hingga 60 km/jam…wewwww Burj Al Khalifa bi Dubai sumber: http://upload.wikimedia.org/wikipedia Namun siapa yang menyangka, ternyata gedung tersebut juga memegang “rekor” lain, yaitu mungkin satu-satunya tempat di planet ketiga Bimasakti dengan 3 (tiga) waktu imsak dan berbuka yang berbeda. #nah lo  Ya, Kementerian Urusan Islam dan Amal Sosial di Emirat Dubai, UEA telah menyerukan para penghuni gedung tersebut untuk berbuka dan bersahur di waktu yang tidak bersamaan sesuai dengan level ketinggian di mana mereka tinggal dan berada. Dijelaskan dalam jadwal tersebut, Penghuni lantai 1 sampai lantai 80 berbuka pada pukul 19.00 waktu setempat, selanjutnya Penghuni lant...

Reaksi Elementer : Garis

Image
Seorang desainer atau arsitek tidak asal menarik garis…seperti kata Maya Lin “ I think with my hand ”, yang menggambarkan betapa tidak mudah untuk mengambil sebuah keputusan dalam menarik sebuah garis saja. Sebegitu susah nya kah? Ya , setiap garis yang ditarik bukan hanya menghasilkan gambar atau bentuk, lebih dari itu harus disadari ia menimbulkan reaksi-reaksi yang akan berpengaruh pada psikologis yang melihatnya, entah ia sebagai gambar atau bentuk/wujud. ·          *** Garis horizontal berkesan tenang, membumi dan luas/ lebar ·          *** Sementara garis vertical mengesankan sesuatu yang tumbuh dan aktif. Hubungan kedua arah pokok tersebut di atas seperti permukaan bumi yang datar dan luas dimana tumbuh pepohonan dan bunga-bungaan . ·         ***  Garis diagonal baik kearah atas maupun bawah memberi kesan hidup dan tidak tenang. Kita dapat menarik garis lurus yang dapat diartikan sesuatu yang dingin, ...

Tak Lagi Hijau!

sepertinya cuaca Kota Palembang makin panas saja, tak cukup segitu bahkan terik dan menyilaukan...nih mata udah kecil eh tambah mengecil jadinya...jadi tersadar (untuk kesekian kalinya) tentang manfaat "hijau", teringat dulu betapa banyak pohon2 rindang di sekitaran rumah, merdu nyanyian pipit dan sekawanan burung lainnya...teduh sekali!  musimnya pun tidak "kacau" seperti sekarang, bila awal tahun bisa dipastikan akan kering sementara jika telah masuk ke bulan berakhiran "ber" yakin deh bakal ber-basah_basahan juga coz musim hujan dah datang... ya sekarang udah jauh berobah, kesombongan kita terhadap alam seperti telah mendapatkan karmanya...bukan saja banyak kejadian bencana alam tetapi juga semakin berkurangnya kenyamanan dalam menjalani hidup seperti yang sy ceritakan di atas... So, apakah kita harus berdiam diri/ menyerah/ pasrah? saya jawab tidak! seperti tagline iklan pasta gigi, " Ayo Kita Perbaiki! " :) menanam pohon kembali (meraw...

Ceritaku: Bilik Yang Bikin Bingung

Image
sumber: http://wikimapia.org Lama tak mengunjungi salah satu Masjid tertua di Nusantara ini, mungkin sudah berbilang bulan padahal hampir setiap hari sy " lalu " di hadapannya :D Ya, dua hari terakhir sy sempatkan untuk bertamu ke Masjid kebanggaan wong plembang ini. dan kesan pertama  yaitu agak shock...hahah sy hampir saja salah kamar, masuk ke tempat wudlu wanita (hampir loh, untung sign-nya gede) gara-garanya ketidaktahuan sy kalau tempat tersebut sudah direnovasi. Yang dulunya adalah tempat wudlu pria ternyata sudah bertukar tempat dengan tempat wudlu wanita yang memang bersebelahan sedari dulu. fiuh... Kejadian selanjutnya adalah, ketika sy sudah berada di dalam ruang tempat wudlu pria. sy melihat kotak-kotak/bilik yang nampaknya difungsikan sebagai urinoir (tempat buang air kecil), dan memang benar adanya. di atasnya terdapat sebuah anjuran untuk melakukannya sambil duduk (tidak sebagaimana biasanya yaitu berdiri). sy pun maklum, syariat memang penuh pengho...

tuntun aku di jalanMu selamanya...[InshaAllah by Maher Zain feat Fadly Padi]

Image
K etika kau tak sanggup melangkah hilang arah dalam kesendirian tiada mentari bagai malam yang kelam tiada tempat untuk berlabuh bertahan terus berharap Allah selalu di sisimu reff: Insha Allah, Insha Allah Insha Allah ada jalan Insha Allah, Insha Allah Insha Allah ada jalan every time you commit one more mistake you feel you can’t repent and that it’s way too late you’re so confused wrong decisions you have made haunt your mind and your heart is full of shame but don’t despair and never lose hope ’cause Allah is always by your side reff2: Insha Allah, Insha Allah Insha Allah you’ll find a way Insha Allah, Insha Allah Insha Allah ada jalan turn to Allah, He’s never far away put your trust in Him, raise your hands and pray oh Ya Allah tuntun langkahku di jalanmu hanya engkaulah pelitaku tuntun aku di jalanMu selamanya reff3: Insha Allah, Insha Allah Insha Allah we’ll find our way Insha Allah, Insha Allah Insha Allah we’ll find our way sour...

Reinkarnasi, BP 7 --->Museum Tekstil Sumsel --->Palembang Heritage Hotel?

Image
Terkenal dengan nama Gedung Ex. BP 7 , dan telah berulang kali dipakai untuk kegiatan kedinasan sebelum akhirnya menjadi Museum Tekstil Sumsel...dibangun oleh Pemerintah Hindia Belanda dengan arsitektur Art Deco di jalan yang sekarang bernama Jalan Merdeka, Palembang dalam kawasan Talang Semut. yup sebuah kawasan yang memang terkenal dengan gedung-gedung tua warisan kolonial, kononnya digubah oleh arsitek kenamaan Hindia Belanda Thomas Karsten (kepastiannya sendiri belum sy dapatkan) image source: www.panoramio.com Ya beberapa hari terakhir sy agak terkejut dengan pemberitaan yang menyebutkan alih fungsi gedung tua ini menjadi hotel. dan respon awal sy adalah "dooh, alangkah sayangnya...!" Bukan masalah mau mendirikan hotelnya, tapi kok mesti "menggusur" gedung tersebut. Ya, padahal Palembang sebegitu luasnya, mau alasan kesan mewah kek, atau apalah semua kan bisa "dipesan" sama arsiteknya, lagipula fungsi hotel telah lama wujud di kawasan ini pada...

Penutup Atap Genteng

Image
Genteng a.k.a genting sudah dipakai sebagai penutup atap sejak zaman yunani kuno untuk mengganti atap jerami pada kuil Apollo dan Poseidon (700-650 SM). Produksi genteng secara masal telah dimulai pada abad ke-14 di Belanda dengan menggunakan tangan. Sebuah sumber menyebutkan bahwa penutup atap ini akhirnya sampai ke bumi pertiwi konon dibawa masuk oleh Belanda, dimana atas alasan kesehatan pemerintah kolonial memperkenalkan genteng untuk menggantikan rumbia sebagai penutup atap yang dituding menjadi sarang tikus penyebab penyakit Pes (not PES ! hehehe) Hingga saat ini, Genteng merupakan penutup atap yang lazim dipakai untuk rumah tinggal. Kebanyakan pemilik hunian baru akan merasa gah jika atap rumahnya sudah tertutupi dengan genteng, yah apapun alasannya sah-sah saja selama didapat dengan cara yang halal :P Di pasaran ada begitu banyak model, setiap model genteng memiliki tutupan/ kapasitas terpasang dan kekhasan yang berbeda-beda, beberapa yang sy tahu adalah genteng pres dan gen...